Memuat data pasar…
Economics Ekonomi

Pemerintah Diminta Turunkan Target Pajak di Tengah Pelemahan Ekonomi

RI

Tim Redaksi Regular Investor

Minggu, 19 Juli 2026

2 menit
Pemerintah Diminta Turunkan Target Pajak di Tengah Pelemahan Ekonomi

Pengamat menyarankan pemerintah menurunkan target penerimaan pajak dan melakukan efisiensi belanja di tengah kondisi ekonomi yang melemah.

Pemerintah diminta untuk menurunkan target penerimaan pajak di tengah kondisi ekonomi yang masih melemah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Riset Center for Indonesian Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar, yang menilai bahwa target penerimaan pajak yang terlalu tinggi dapat mendorong praktik pengawasan yang berlebihan terhadap wajib pajak.

Inflasi dan Suku Bunga: Dampak pada Perekonomian

Fajry menyarankan agar pemerintah melakukan efisiensi belanja dan menurunkan target penerimaan pajak, karena pertumbuhan ekonomi pada semester I-2026 lebih banyak ditopang oleh belanja pemerintah. Oleh karena itu, pengawasan penerimaan pajak sebaiknya diarahkan pada sektor-sektor yang memperoleh manfaat langsung dari belanja tersebut.

Peran Direktorat Jenderal Pajak dalam Mengawasi Pajak

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah memperluas pola pengawasan kepatuhan wajib pajak melalui Surat Edaran (SE) Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak. Dalam beleid tersebut, DJP memperluas pemanfaatan teknologi informasi dan cakupan basis data wilayah hingga tingkat desa.

Dampak Kebijakan Pajak terhadap Investor Ritel

Menurut Fajry, DJP perlu memperjelas yang dimaksud pembangunan jejaring informasi beserta batasannya, karena pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam penjaringan informasi dapat menimbulkan kesan militeristik dalam penggalian penerimaan pajak yang seharusnya ranah sipil. Hal ini dapat memberi rasa khawatir pada para pelaku usaha UMKM di pedesaan.

  1. Realisasi penerimaan pajak nasional pada semester I-2026 mencapai Rp1.035,7 triliun atau 43,9 persen dari target APBN 2026.
  2. Capaian tersebut tumbuh 24,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pemerintah perlu mempertimbangkan kebijakan pajak yang tepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penerimaan pajak. Dengan demikian, investor ritel di Indonesia dapat memperoleh keuntungan dari kebijakan pajak yang efektif dan efisien.

Disadur dan ditulis ulang oleh redaksi Regular Investor dari pemberitaan Antara Finansial.

Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Tags: #Economics#Ekonomi