Pasar Pubs Inggris Meningkatkan Penjualan Sebesar £150m Selama Piala Dunia
Pubs Inggris mengalami peningkatan penjualan sebesar £150m selama Piala Dunia, didorong oleh pertandingan weekday yang sibuk dan kemajuan Inggris ke semifinal
Pertandingan Piala Dunia baru-baru ini membawa dampak positif bagi industri pub di Inggris, dengan peningkatan penjualan sebesar £150m. Menurut British Beer & Pubs Association (BBPA), pubs mampu menjual 30 juta pint ekstra selama turnamen dibandingkan dengan periode perdagangan normal.
Peningkatan Penjualan Selama Piala Dunia
Peningkatan penjualan ini tidak hanya disebabkan oleh pertandingan Inggris, tetapi juga oleh peraturan jam buka yang lebih panjang dan kemampuan pub untuk beroperasi pada jam reguler. Data dari penyedia sistem pembayaran Epos Now menunjukkan bahwa penjualan hampir dua kali lipat pada hari pertandingan Inggris melawan Meksiko, dibandingkan dengan periode yang sama sebelum turnamen.
Dampak Piala Dunia pada Industri Pub
Industri pub Inggris telah mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir, dengan satu pub tutup setiap hari di Inggris dan Wales. Namun, peningkatan penjualan selama Piala Dunia membawa sedikit kelegaan bagi industri ini. Dawn Slater, pemilik pub Garrick's Head di Greater Manchester, mengatakan bahwa penjualan mereka lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan turnamen sebelumnya, setelah mereka memperluas kapasitas luar ruangan dan memasang layar raksasa.
Perbandingan dengan Turnamen Sebelumnya
Penyedia sistem pembayaran Dojo melaporkan bahwa penjualan selama Piala Dunia meningkat 16% dibandingkan dengan periode normal, sedangkan peningkatan keseluruhan selama turnamen ini 9% lebih baik dibandingkan dengan Euro 2024. Namun, perlu diingat bahwa peningkatan penjualan ini tidak merata di seluruh industri, dengan restoran mengalami kesulitan karena cuaca panas.
Implikasi bagi Investor Ritel Indonesia
Bagi investor ritel Indonesia, peningkatan penjualan di industri pub Inggris selama Piala Dunia dapat menjadi indikator bahwa konsumsi masyarakat masih kuat, terutama dalam acara-acara besar. Hal ini dapat mempengaruhi keputusan investasi di sektor pariwisata dan hiburan, terutama jika Indonesia juga akan menjadi tuan rumah acara-acara besar di masa depan. Oleh karena itu, investor ritel perlu memantau perkembangan industri ini dan mempertimbangkan potensi investasi di sektor yang terkait.
Disadur dan ditulis ulang oleh redaksi Regular Investor dari pemberitaan The Guardian Business.
Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.