Memuat data pasar…
Investment Saham

Strategi Ganda Trisula International: Optimisme Buyback Saham dan Ekspansi Bisnis 2026

RI

Tim Redaksi Regular Investor

Kamis, 16 Juli 2026

5 menit
Strategi Ganda Trisula International: Optimisme Buyback Saham dan Ekspansi Bisnis 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) meluncurkan program buyback saham senilai Rp 15 miliar dan akuisisi PT Lifestyle Pratama. Simak analisis strategi perusahaan menjaga pertumbuhan kinerja.

PT Trisula International Tbk (TRIS) mengambil langkah strategis yang cukup agresif di pertengahan tahun 2026. Perusahaan baru saja mengumumkan dua aksi korporasi besar yang diharapkan dapat memperkuat fundamental bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Langkah tersebut mencakup program pembelian kembali saham atau buyback serta rencana akuisisi perusahaan di sektor gaya hidup.

Di tengah dinamika ekonomi global yang menantang, manajemen TRIS menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi terhadap prospek bisnis mereka. Widjaya Djohan, Direktur Utama TRIS, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah wujud nyata keyakinan perusahaan terhadap kinerja jangka panjang yang berkelanjutan, didorong oleh pertumbuhan penjualan yang solid sejak awal tahun ini.

Program Buyback sebagai Cermin Keyakinan Manajemen

Program buyback saham yang dicanangkan TRIS akan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 6 Juli hingga 5 Oktober 2026. Perseroan menyiapkan anggaran maksimal Rp 15 miliar untuk menyerap kembali hingga 3 persen dari modal ditempatkan dan disetor, atau setara dengan 94 juta lembar saham.

Secara teknis, aksi ini diproyeksikan tidak akan mengganggu laba bersih perusahaan yang saat ini berada di angka Rp 17,23 miliar. Sebaliknya, dengan berkurangnya jumlah saham beredar dari 3,09 miliar menjadi 2,99 miliar lembar, terdapat potensi peningkatan laba per saham (earnings per share) dari Rp 5,57 menjadi Rp 5,75. Bagi investor, langkah ini sering kali dipandang sebagai sinyal positif bahwa manajemen menilai harga saham perusahaan di pasar saat ini belum mencerminkan nilai fundamentalnya yang sebenarnya.

Perkuat Kapabilitas Melalui Akuisisi Strategis

Selain melakukan buyback, TRIS juga resmi mengakuisisi 75 persen saham PT Lifestyle Pratama dengan nilai transaksi mencapai Rp 20 miliar. Transaksi ini dilakukan melalui mekanisme kompensasi pemotongan piutang (set-off) dengan PT Inti Nusa Damai yang merupakan entitas afiliasi. Karena nilai transaksi ini hanya mencakup 2,38 persen dari total ekuitas perseroan, aksi ini tidak dikategorikan sebagai transaksi material, sehingga prosesnya berjalan efisien tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Widjaya menjelaskan bahwa akuisisi ini bukan sekadar langkah diversifikasi biasa. Perusahaan ingin memperluas kapabilitas dan memperkuat sinergi di dalam ekosistem bisnis mereka. Dengan tambahan lini usaha baru ini, TRIS berharap dapat meningkatkan efektivitas operasional serta menjangkau segmen pasar yang lebih luas untuk mendukung pertumbuhan pendapatan di masa depan.

Menakar Kinerja Fundamental di Tengah Pertumbuhan Ekspor

Langkah korporasi ini didasari oleh performa keuangan yang cukup mumpuni pada kuartal pertama tahun 2026. TRIS berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp 455,33 miliar, atau tumbuh 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pertumbuhan ini didominasi oleh kinerja cemerlang pasar ekspor yang melonjak 17 persen secara tahunan menjadi Rp 276,24 miliar.

Dominasi pasar luar negeri terbukti menjadi penopang utama pendapatan TRIS di tengah ketidakpastian pasar domestik. Dengan kombinasi antara pasar ekspor yang terus bertumbuh, akuisisi yang memperkuat fondasi bisnis, serta langkah buyback yang menjaga struktur permodalan, TRIS kini berada dalam posisi yang lebih kuat. Investor kini menantikan bagaimana sinergi dari aksi korporasi ini akan diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba yang lebih stabil bagi perusahaan di sisa tahun 2026.

Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Tags: #Investment#Saham