Memuat data pasar…
Investment Aksi Korporasi

Peningkatan Status KDKMP Jadi Pangkalan Resmi LPG 3 Kilogram

RI

Tim Redaksi Regular Investor

Rabu, 15 Juli 2026

2 menit
Peningkatan Status KDKMP Jadi Pangkalan Resmi LPG 3 Kilogram

Komisi VI DPR RI mendukung peningkatan status KDKMP menjadi pangkalan resmi LPG 3 kilogram untuk memperkuat sumber pendapatan koperasi

Komisi VI DPR RI telah menyatakan dukungan untuk meningkatkan status Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi pangkalan resmi LPG 3 kilogram. Hal ini bertujuan untuk memperkuat sumber pendapatan dan keberlanjutan usaha koperasi. Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Koperasi di Jakarta.

Peningkatan Status KDKMP

Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, menyatakan bahwa peningkatan status KDKMP sangat penting untuk menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi koperasi. Ia memperkirakan biaya operasional KDKMP dapat mencapai Rp50 juta hingga Rp100 juta per bulan, sehingga diperlukan sumber pendapatan yang memadai.

Margin Usaha Ritel

Darmadi menilai bahwa margin usaha ritel relatif kecil, sehingga koperasi memerlukan volume penjualan yang besar agar dapat menutup biaya operasional tanpa bergantung pada dukungan pemerintah. Ia menyarankan agar KDKMP dijadikan pangkalan gas untuk meningkatkan pendapatan koperasi.

Dukungan Pemerintah

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyatakan bahwa pemerintah mendukung peningkatan status KDKMP menjadi pangkalan resmi LPG 3 kilogram. Ia menjelaskan bahwa sejumlah komoditas bersubsidi, seperti pupuk dan beras, diproyeksikan menjadi sumber pendapatan utama KDKMP.

Nilai Transaksi KDKMP

Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), nilai transaksi KDKMP pada 2026 telah mencapai sekitar Rp56,77 miliar dari 54.128 transaksi. Untuk komoditas LPG 3 kilogram, tercatat 25.825 transaksi dengan nilai sekitar Rp484,37 juta.

Bagi investor ritel Indonesia, peningkatan status KDKMP menjadi pangkalan resmi LPG 3 kilogram dapat berdampak positif pada kinerja saham perusahaan yang terkait dengan sektor energi dan koperasi. Investor perlu memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan untuk membeli saham perusahaan yang memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan melalui peningkatan status KDKMP, seperti perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode ticker seperti PGAS atau INDY.

Disadur dan ditulis ulang oleh redaksi Regular Investor dari pemberitaan Antara Bisnis.

Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Tags: #Investment#Aksi Korporasi