Pembagian Tugas Waskita Karya dan Jasa Marga Harus Jelas
Pengamat BUMN menilai pembagian tugas Waskita Karya dan Jasa Marga harus jelas untuk mencegah tumpang tindih
Pengamat BUMN sekaligus Direktur NEXT Indonesia Center Herry Gunawan menilai pembagian tugas Waskita Karya (WSKT) dan Jasa Marga (JSMR) dalam pengelolaan jalan tol harus jelas, sehingga tidak terjadi tumpang tindih. Hal ini penting untuk memperhatikan existing bisnis BUMN di bidang operator tol seperti yang sudah dilakukan oleh Jasa Marga.
Restrukturisasi Waskita Karya
Menurut Herry, penting bagi BP BUMN dan Danantara untuk memperhatikan Jasa Marga yang sudah menjadi operator di bidang tol, sehingga mencegah terjadinya tabrakan pengelolaan jalan tol dengan Waskita. Pembagian perannya harus jelas, jangan sampai nanti ekspansinya saling bertabrakan.
Sistem Regionalisasi
Mengenai restrukturisasi BUMN karya secara umum, Herry mengusulkan agar Danantara dan BP BUMN mempertimbangkan untuk menggunakan sistem regionalisasi, bukan sistem terpusat seperti saat ini yang semuanya berdomisili di Jakarta. Setelah dikonsolidasikan, BUMN karya perlu diredistribusi kehadirannya di berbagai wilayah Indonesia, seperti model bisnis yang dilakukan oleh Pelindo maupun Angkasa Pura.
Restrukturisasi Waskita Karya
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan salah satu arah restrukturisasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk adalah memperkuat fokus bisnis jalan tol. Dony menjelaskan, dengan karakteristik bisnis yang memberikan pendapatan jangka panjang, pengelolaan jalan tol dinilai memiliki prospek yang kuat sebagai fondasi bisnis perusahaan.
Implikasi Bagi Investor
Bagi investor ritel Indonesia, pembagian tugas yang jelas antara Waskita Karya dan Jasa Marga dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap kinerja kedua emiten tersebut. Selain itu, restrukturisasi Waskita Karya yang memperkuat fokus bisnis jalan tol dapat meningkatkan prospek jangka panjang perusahaan. Investor perlu memantau perkembangan terbaru dari kedua emiten ini, termasuk kode ticker WSKT dan JSMR, untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
Disadur dan ditulis ulang oleh redaksi Regular Investor dari pemberitaan Antara Bisnis.
Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.