Kinerja ZATA Meningkat 10 Persen pada Kuartal I-2026
Penjualan ZATA tumbuh 10 persen pada kuartal I-2026, seiring momentum Lebaran yang jatuh pada Maret 2026
PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) mencatat kinerja positif pada tiga bulan pertama tahun ini, seiring momentum Lebaran yang jatuh pada Maret 2026. Perusahaan fesyen muslim yang memiliki merek Elzatta dan Dauky itu membukukan penjualan senilai Rp74,19 miliar sepanjang kuartal I-2026, tumbuh 10 persen dari periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp67,3 miliar.
Kinerja Keuangan ZATA
Penjualan ZATA terbagi ke dalam dua segmen, yakni pakaian dan aksesoris. Segmen pakaian masih menjadi motor utama pendapatan dengan kontribusi mencapai 99 persen setara Rp73,6 miliar dan sisanya Rp568 juta dari penjualan aksesoris.
Channeling Penjualan ZATA
Dari sisi channeling, penjualan eceran menyumbang Rp51,9 miliar dari total penjualan ZATA, sedangkan penjualan kemitraan berkontribusi sebesar Rp22,3 miliar. Adapun penjualan mitra naik 34 persen sedangkan penjualan eceran tumbuh tipis 0,2 persen.
Profitabilitas ZATA
ZATA juga mencatat perbaikan dari sisi profitabilitas. Laba kotor tumbuh 12 persen menjadi Rp35,3 miliar, sejalan dengan kenaikan penjualan dan terkendalinya beban pokok pendapatan. Laba bersih ikut tertekek naik 34 persen dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar.
Bagi investor ritel Indonesia, kinerja positif ZATA pada kuartal I-2026 dapat menjadi pertimbangan dalam memilih saham yang memiliki potensi pertumbuhan. Dengan demikian, investor perlu memantau kinerja keuangan dan strategi bisnis ZATA untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut dapat terus tumbuh dan menghasilkan laba yang stabil.
Disadur dan ditulis ulang oleh redaksi Regular Investor dari pemberitaan IDX Channel.
Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.