Pertahankan Kepercayaan Investor, Pemerintah Perkuat Tata Kelola Ekonomi
Kemenko Ekonomi menilai rating S&P sebagai momentum untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menilai keputusan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia sebagai momentum untuk terus memperkuat kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.
Kepercayaan Investor dan Ketahanan Ekonomi
Menurut Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, keputusan S&P mempertahankan peringkat Indonesia pada level layak investasi mencerminkan kepercayaan lembaga pemeringkat terhadap ketahanan ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Ferry mengatakan pemerintah akan terus memperkuat tata kelola, transparansi, dan pendalaman pasar keuangan guna menjaga kredibilitas kelembagaan serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor.
Tata Kelola yang Baik untuk Kredibilitas Kelembagaan
Tata kelola yang baik bukan sekadar masalah kepatuhan, tetapi fondasi yang memperkuat kredibilitas kelembagaan, memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor, serta pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Prospek Ekonomi Indonesia dari Lembaga Internasional
Berbagai lembaga internasional juga masih mempertahankan prospek positif terhadap ekonomi Indonesia. Dalam laporan World Economic Outlook edisi Juli 2026, Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5 persen pada 2026.
Asian Development Bank (ADB) dalam laporan edisi Juli 2026 juga mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 di level 5,2 persen.
Dampak bagi Investor Ritel
Bagian terpenting dari upaya pemerintah untuk mempertahankan kepercayaan investor adalah dengan memperkuat tata kelola dan kredibilitas kelembagaan. Hal ini dapat memberikan dampak positif bagi investor ritel di Indonesia, karena mereka dapat memiliki kepercayaan yang lebih besar terhadap perekonomian nasional dan membuat keputusan investasi yang lebih tepat.
Disadur dan ditulis ulang oleh redaksi Regular Investor dari pemberitaan Antara Finansial.
Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.