Memuat data pasar…
Global Geopolitik

Konflik Iran-AS Sementara Mereda, Harga Minyak Turun

RI

Tim Redaksi Regular Investor

Senin, 27 Juli 2026

2 menit
Konflik Iran-AS Sementara Mereda, Harga Minyak Turun

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat sementara mereda, membuat harga minyak turun setelah beberapa hari meningkat

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir tampaknya sementara mereda. Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyatakan bahwa Presiden Donald Trump telah memutuskan untuk memberi ruang bagi diplomasi dan tidak melanjutkan serangan terhadap Iran.

Konflik di Timur Tengah

Konflik antara Iran dan AS telah berlangsung sejak Februari lalu, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Sejak itu, kedua negara telah terlibat dalam serangkaian serangan dan kontra-serangan yang telah menewaskan ribuan orang di Timur Tengah.

Pada minggu lalu, harga minyak mencapai $100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei, karena konflik yang berkepanjangan telah memicu kekhawatiran tentang pasokan energi global. Namun, setelah konflik sementara mereda, harga minyak telah turun menjadi $91 per barel.

Diplomasi dan Perundingan

Iran dan Oman telah mengadakan beberapa putaran perundingan teknis di Tehran untuk membahas pengelolaan Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur transportasi minyak dan gas alam yang paling penting di dunia. Perundingan ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan konflik yang berkepanjangan antara Iran dan AS.

Presiden Trump juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Gedung Putih pada hari Selasa. Pertemuan ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.

Dampak terhadap Pasar Global

Konflik antara Iran dan AS telah berdampak signifikan terhadap pasar global, terutama terhadap harga minyak dan gas alam. Jika konflik ini berlanjut, maka dapat memicu kekhawatiran tentang pasokan energi global dan berdampak terhadap perekonomian dunia.

Implikasi bagi Investor Indonesia

Bagi investor Indonesia, konflik antara Iran dan AS dapat memiliki implikasi yang signifikan terhadap pasar saham dan perekonomian Indonesia. Jika konflik ini berlanjut, maka dapat memicu kekhawatiran tentang pasokan energi global dan berdampak terhadap perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, investor Indonesia perlu memantau perkembangan konflik ini dengan cermat dan membuat keputusan investasi yang bijak berdasarkan analisis yang akurat.

Disadur dan ditulis ulang oleh redaksi Regular Investor dari pemberitaan BBC Business.

Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Tags: #Global#Geopolitik