Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ekonomi Lebaran 2026 Senilai Rp12,83 Triliun

Stimulus Ekonomi Lebaran 2026: Rp12,83 Triliun

Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk periode libur Lebaran 2026 dengan total anggaran sekitar Rp12,83 triliun. Stimulus ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung mobilitas selama arus mudik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa stimulus terdiri dari:

  • Bantuan pangan: Rp11,92 triliun
  • Diskon tarif transportasi nasional: Rp911,16 miliar

Bantuan Pangan untuk 35 Juta Keluarga

Program bantuan pangan akan diberikan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1–4. Bantuan berupa:

  • 10 kg beras
  • 2 liter minyak goreng

Penyaluran dilakukan selama dua bulan mulai Ramadan 2026 dengan anggaran Rp11,92 triliun. Airlangga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait untuk memastikan kelancaran logistik distribusi.

Diskon Tarif Transportasi Nasional

Stimulus juga mencakup diskon tarif transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar. Rinciannya:

  • PT KAI: Diskon tarif 30% untuk perjalanan 14–29 Maret 2026, target 1,2 juta penumpang.
  • PT Pelni: Potongan 30% angkutan laut 11 Maret–5 April 2026, target 445 ribu penumpang.
  • ASDP: Diskon 100% jasa kepelabuhanan 12–31 Maret 2026, target 945 ribu kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
  • Angkutan udara domestik kelas ekonomi: Diskon 17–18% pada 14–29 Maret 2026, target 3,3 juta penumpang.

Skema Work From Anywhere (WFA) untuk ASN dan Swasta

Selain bantuan pangan dan diskon transportasi, pemerintah juga menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pekerja swasta pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan membantu kelancaran arus mudik dan mengurangi kepadatan lalu lintas.

Dampak Stimulus terhadap Ekonomi dan Mobilitas

Airlangga menegaskan bahwa stimulus ekonomi pada periode libur besar terbukti mampu meningkatkan pergerakan masyarakat dan aktivitas pariwisata.

  • Pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 tercatat 5,39% berkat mobilitas tinggi.
  • Mobilitas masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai 154,62 juta orang.
  • Mobilitas pada libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tercatat 110,43 juta orang.
  • Kunjungan wisatawan domestik: 105,98 juta.
  • Wisatawan mancanegara: 1,41 juta pada Desember 2025.

Kesimpulan

Paket stimulus Lebaran 2026 senilai Rp12,83 triliun menjadi strategi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung mobilitas dan pariwisata. Dengan kombinasi bantuan pangan, diskon transportasi, serta kebijakan WFA, pemerintah berharap arus mudik berjalan lancar dan ekonomi nasional tetap tumbuh positif.

Post Comment