Indosat Bukukan Laba Bersih Rp5,5 Triliun Sepanjang 2025, Saham ISAT Menguat 4,27%
Laba Bersih Indosat Tumbuh 12% pada 2025
PT Indosat Tbk (ISAT) berhasil mengantongi laba bersih Rp5,5 triliun sepanjang 2025, naik 12% year-on-year (yoy) dari Rp4,9 triliun pada 2024.
Kinerja positif ini ditopang oleh laba usaha stabil Rp10,8 triliun, hasil dari kenaikan pendapatan sebesar 1% yoy serta penurunan operating expenses (opex) 10% yoy, meski beban pokok pendapatan naik 4% yoy.
Pendapatan Rp56,51 Triliun, Segmen Selular Jadi Kontributor Utama
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan Senin (9/2/2026), Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp56,51 triliun sepanjang 2025. Rinciannya:
- Selular: Rp47,35 triliun
- Multimedia, komunikasi data, internet (MIDI): Rp8,34 triliun
- Telekomunikasi tetap: Rp817,6 miliar
EBITDA Naik, Margin Tetap Solid
Indosat juga mencatat EBITDA Rp26,59 triliun, naik 0,8% yoy, dengan margin EBITDA 47%. Angka ini menunjukkan efisiensi operasional yang tetap terjaga di tengah kenaikan beban pokok pendapatan.
Kuartal IV-2025 Catat Laba Bersih Rp1,9 Triliun
Pada kuartal IV-2025, laba bersih Indosat melonjak 86% yoy menjadi Rp1,9 triliun. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan average revenue per user (ARPU) ke level Rp44 ribu, tertinggi sejak 2022.
Saham ISAT Menguat di Bursa
Hingga Selasa (10/2/2026), saham ISAT ditutup menguat 4,27% ke harga Rp2.200, setelah sempat terkoreksi 1,86% pada awal pekan. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap kinerja keuangan Indosat.
Kesimpulan
Dengan pencapaian laba bersih Rp5,5 triliun, pertumbuhan ARPU, serta margin EBITDA yang solid, Indosat menunjukkan kinerja keuangan yang sehat sepanjang 2025. Prospek ke depan dinilai positif, tercermin dari penguatan saham ISAT di bursa.



Post Comment