Hasnur Internasional Shipping (HAIS) Tambah Armada Baru 8.000 MT, Perkuat Layanan Logistik di Semester II-2025

HAIS Tambah Armada Tugboat 8.000 MT, Dorong Kinerja Logistik Semester II-2025

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) resmi menambah satu unit armada tugboat berkapasitas 8.000 metrik ton (MT) guna meningkatkan kinerja operasional logistik di paruh kedua tahun 2025. Langkah ini mencerminkan strategi perseroan dalam memperkuat posisi sebagai penyedia jasa pengangkutan kargo batu bara yang andal, baik untuk pasar domestik maupun kawasan Asia Tenggara.

Direktur Operasi HAIS, Laorentina Devi, menyatakan bahwa penambahan armada ini membuka potensi efisiensi melalui fleksibilitas perencanaan rute, serta menjawab tantangan biaya logistik yang terus berkembang.

“Dengan penambahan armada baru ini, perseroan semakin mampu menunjang kinerja perusahaan, khususnya pada semester dua tahun ini,” ujar Laorentina.

Layanan Logistik Makin Andal, Aman, dan Tepat Waktu

Penambahan armada juga menjadi bagian dari komitmen HAIS untuk memperkuat layanan logistik yang mengedepankan aspek keandalan, keselamatan, dan ketepatan waktu. Hal ini penting mengingat peran strategis perusahaan dalam mendukung rantai pasok sektor energi dan pertambangan nasional.

Per Juli 2025, total armada HAIS mencapai 21 unit, dengan spesifikasi sebagai berikut:

Tipe ArmadaKapasitas (MT)
Tugboat TB Hasnur 238.000
Barge BG Hasnur 31210.300
Kapal angkut CPO1 unit
Armada lainnya7.500–10.300

Armada-armada ini dirancang untuk mendukung kelancaran operasional logistik, serta memastikan pengiriman kargo batu bara berjalan optimal dan efisien.

Strategi Penguatan Bisnis Logistik di Tengah Tantangan Biaya

Dengan penambahan aset baru, HAIS menunjukkan konsistensi dalam memperkuat posisi bisnisnya di sektor logistik energi. Kemampuan untuk merancang rute pengiriman secara lebih fleksibel merupakan kunci dalam menghadapi tekanan biaya operasional yang meningkat.

Langkah ekspansi ini sekaligus mempertegas positioning HAIS sebagai mitra strategis industri energi dan pertambangan—mendorong potensi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di semester II-2025.

Post Comment