
Erick Thohir dan Rosan Roeslani: Sinergi Strategis untuk Masa Depan Investasi BUMN
Erick Thohir: Saat yang Tepat untuk Berinvestasi di Saham BUMN
Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan bahwa saat ini adalah momen yang ideal untuk berinvestasi dalam saham-saham perusahaan milik negara. Penurunan signifikan yang dialami saham-saham BUMN dalam beberapa waktu terakhir justru membuka peluang besar bagi para investor.
Erick optimis bahwa perusahaan-perusahaan pelat merah memiliki prospek cerah di masa depan, terutama dengan dukungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Menurutnya, Danantara akan menjadi katalis penting dalam mengelola investasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Tidak Ada Persaingan Kekuasaan di Danantara
Menanggapi isu persaingan kekuasaan, Erick menegaskan bahwa tidak ada konflik antara dirinya dan Rosan Roeslani, CEO BPI Danantara. Ia memastikan bahwa Kementerian BUMN dan Danantara akan bekerja sama secara sinergis untuk mencapai tujuan bersama.
Baca Juga : Erick Thohir: Konsolidasi Aset BUMN: 47 Perusahaan Masuk Danantara
Erick juga membantah adanya tumpang tindih peran antara Kementerian BUMN dan Danantara. Sebaliknya, ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk memastikan pengelolaan investasi yang transparan dan akuntabel.
Rosan Roeslani: Danantara Tidak Kebal Hukum
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan dikelola dengan prinsip tata kelola yang baik. Ia memastikan bahwa setiap investasi yang dilakukan oleh Danantara melalui proses yang panjang dan melibatkan berbagai komite, seperti Komite Risiko dan Komite Etik.
Rosan juga menepis isu bahwa Danantara kebal hukum. Ia menegaskan bahwa tidak ada pihak, termasuk pengurus Danantara, yang berada di atas hukum. Semua aktivitas investasi akan diawasi secara ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Baca Juga : Bentuk Holding Operasional, Danantara Siap Sulap BUMN Sakit
Sektor Investasi Pilihan Danantara
Rosan mengungkapkan bahwa Danantara akan fokus pada sektor-sektor strategis yang memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, seperti:
- Energi Terbarukan
- Ketahanan Pangan
- Hilirisasi Sumber Daya Alam
Investasi di sektor-sektor ini diharapkan dapat memperkuat daya saing Indonesia di pasar global sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dana Danantara Berasal dari Dividen
Rosan menjelaskan bahwa dana yang dikelola oleh Danantara berasal dari dividen BUMN, bukan dari operasional perusahaan. Dividen tersebut akan diinvestasikan ulang untuk menghasilkan return yang lebih tinggi, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dana yang akan kita dapatkan berasal dari dividen setiap tahun yang dihasilkan oleh semua BUMN. Ini kita investasikan di level Danantara, bukan diambil dari operasional BUMN,” jelas Rosan dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2025.
Kesimpulan
Sinergi antara Erick Thohir dan Rosan Roeslani menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengelola investasi BUMN secara transparan dan strategis. Dengan fokus pada sektor-sektor prioritas dan pengelolaan dana yang akuntabel, Danantara diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.